Sejarah Awal KebonQta

Dr Erna Cipta Fahmi telah lama berkecimpung di dunia natural healing. Sudah 10 tahun dr Erna berkecimpung di dunia herbal. Dimulai dari penyembuhan untuk dirinya sendiri, sampai akhirnya dr Erna serius untuk belajar herbal. Mencintai herbal dan hidup sehat dimulai dari dirinya sendiri yang mengidap asma sejak kecil dan tak kunjung sembuh dengan pengobatan medis hingga dr Erna menyelesaikan kuliahnya di UGM. Sakit asmanya yang parah, yang hampir menggagalkannya mengikuti program koas sewaktu kuliah dulu, memicu dr Erna untuk bangkit dan harus sehat. Mulailah dr Erna mencoba herbal untuk proses penyembuhannya. Dan Alhamdulillah, setelah itu kondisinya berangsur membaik.

Perjalanan ke negeri Belanda, untuk menemani Fahmi, suaminya, tugas belajar S2, juga memberikan hikmah yang luar biasa. Dilihatnya sepasang kakek nenek yang tentu sudah berusia lanjut, masih beraktivitas seperti biasa, bersepeda, berkebun , dll. Pola makan mereka, dan juga orang-orang yang tinggal di Jerman (kebetulan dr Erna dan suami tinggal di Mastricht yang tidak begitu jauh dari Jerman) cenderung mendekati pola makan sehat. Sarapan, makan siang, dan makan malam tidak terlalu banyak terutama karbohidratnya, sering mengkonsumsi salad, hampir tidak pernah menggoreng, buah-buahan dan susu menjadi makananan harian dan kemana-mana sering berjalan kaki atau bersepeda yang memang cocok untuk daerah dingin. Pemandangan seperti inilah yang membuka mata hatinya untuk menarik benang merah antara usia tua yang sehat dengan hidup sehat.

Selengkapnya

Sekembali ke Indonesia mulailah dr Erna serius belajar herbal dan belajar berorganik. Belajar herbal dimulai dengan mengikuti kursus 1 minggu bersama Karyasari (pionir herbal di Indonesia) dan bergabung menjadi tim dokter herbal di klinik Karyasari. Dr Erna juga sempat belajar herbal di Malaysia selama satu bulan bersama HPA. Selain otodidak dengan berbagai buku herbal yang dibelinya dari Gramedia, dr Erna juga rajin berlangganan majalah Nirmala (sayangnya majalah ini sudah tutup sekarang) dan Trubus sebagai salah satu sumber bacaannya. Tahun 2008, untuk lebih memperdalam ilmu herbalnya, dr Erna mengambil S2 Farmasi UI jurusan Ilmu Kefarmasian program studi Bahan Alam.

Belajar pengobatan alami tentu tidak bisa lepas dari bergaya hidup alami juga. Dari sinilah dr Erna dibantu suami  mulai belajar berorganik. Dimulai pada  tanah seluas kurang lebih 1,5 hektar di desa Sukanegara, Cianjur Selatan dengan ditanami pohon teh secara organik. Sayuran organik ditumpangsarikan diantara pohon teh yang masih kecil-kecil dan sisa tanah yang belum tertanami teh. Cita-cita dr Erna dan suami untuk mengajak masyarakat mengenal dan mengkonsumsi makanan sehat inilah, syukur-syukur bisa membangun pesantren organik herbal,  yang terus memberikan cambuk untuk berorganik dan berorganik. Jatuh bangun berorganik tidak menyurutkan dr Erna dan suami untuk terus berorganik. Kerjasama  dengan Masjid  Al Mughiroh seberang rumah, daerah Pisangan Ciputat, dr Erna dan suami membuka lahan baru untuk berorganik dengan sekala kecil.Harapan dr Erna dan suami, area ini akan menjadi area kecil organik di daerah perkotaan yang dapat digunakan sebagai tempat wisata dan belajar bagi orang-orang yang berminat untuk belajar organik dan herbal. Semua kegiatan organiknya ada di bawah bendera UD. KebonQta Mubarak.

Makanan sehat dan tanaman obat seperti sepasang suami istri yang saling melengkapi. Sayuran, buah dan makanan sehat lainnya sangat kaya dengan vitamin mineral, sedang tanaman obat kaya dengan polifenol. Memanfaatkan keduanya, tentu akan membuat tubuh kita menjadi lebih bugar. Dengan berorganik, maka akan meningkatkan kandungan mikro nutrisinya sehingga aktivitas ‘obatnya’ akan meningkat. Nah dari sinilah…mengapa kita tidak mulai mengobati diri sendiri dengan herbal dan makanan organik…..

2008

Penanaman Teh Organik, Sayuran Organik, dan pengemasan produk instant siap konsumsi untuk pasien klinik herbal Dr.Erna

2014

Tahun berdiri perusahaan dengan menyediakan produk pangan organik, herbal dan klinik.

2017

Memiliki 156 jenis produk terkualifikasi dalam 17 kualifikasi produk organik & sehat.